BEI Apresiasi Inovasi Dalam Sistem Trading Online

0
8

Bisnis Metro, JAKARTA — Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Alpino Kianjaya memuji berbagai inovasi yang dilakukan berbagai perusahaan anggota bursa dalam memasyrakatkan perdagangan di Bursa.

Salah satunya, seperti yang dilakukan anggota Bursa yaitu PT Indo Premier Sekuritas, yang mengeluarkan suatu inovasi teknologi terbaru, yaitu membangun fitur sistem trading online dalam sebuah portal berita yang bernama Ipotnews.

“Melalui inovasi yang dikembangkan ini, memungkinkan investor setelah melakukan analisa, dan mengumpulkan informasi yang diperlukan maka dapat langsung mengambil keputusan trading,” ujar Alpino dalam rilis yang diterima ,

Apresiasi ini diungkapkan Alpino dalam acara relaunching Ipotnews dan Pembukaan Perdagangan BEI di Gedung BEI Jakarta, Rabu, (18/1).

Menurutnya, platform digital Ipotnews yang berbasis informasi, data, dan investasi akan memudahkan para investor untuk mentransaksikan saham.

Sehingga produk inovatif PT Indo Premier Sekuritas ini diyakini bisa mendorong tingkat literasi keuangan.

“Edukasi mengenai saham maupun reksadana bisa mendekatkan masyarakat ke pasar modal,” tambahnya.

Menurut Alpino, Ipotnews telah menghadirkan persepsi bagi para calon investor terkait kemudahan berinvestasi saham.

Karena, kata dia, selain menghadirkan berita pasar modal, platform ini juga bisa menjadi sarana bertransaksi saham.

“Platform berita dan trading Ipotnews tentu akan memudahkan investor melakukan kegiatan transaksi di BEI. Ini inovasi yang sangat baik dari Indo Premier,” kata Alpino.

Komisaris Ipotnews, Dwitri Waluyo menuturkan bahwa Ipotnews hadir tidak hanya sebagai media saja tetapi sekaligus merupakan platform yang bisa dimanfaatkan untuk mencari Berita, Berinvestasi, dan sarana mengelola data-data.

“Kami mempunyai slogan Nge-BID, yang artinya nge-Berita, nge-Investasi dan nge-Data,” terang Dwitri.

Sedangkan Direktur Ipotnews, Kukuh Karsadi menjelaskan bahwa “nge-BID Jaman Now” yang menjadi slogan perusahaan pada intinya ingin mengajak investor untuk memanfaatkan segala kelengkapan dan inovasi dalam platform Ipotnews untuk mencapai keuntungan dalam investasi.

“Dengan semboyan Kompas Para Investor, kami ingin Ipotnews ini menjadi perpustakaan sekaligus laboratorium untuk mengolah data, dan akhirnya investor mendapatkan keuntungan,” kata Kukuh.

Kukuh berharap dengan fitur-fitur yang terdapat dalam Ipotnews saat ini bisa dimanfaatkan lebih luas oleh khalayak umum untuk memperoleh informasi, data dan edukasi seputar ekonomi, bisnis dan keuangan, khususnya pasar modal.

“Sekaligus memungkinkan investor dapat mengolah dan menganalisa data serta mengambil keputusan investasi baik saham maupun reksadana sesuai portofolio yang mereka miliki,” paparnya.(Ldr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here