Pemkot Bekasi Luncurkan Kartu Sehat Berbasis NIK

0
4

Bisnis Metro, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, meluncurkan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), Senin (16/1). Dengan kartu ini, diharapkan masyarakat kurang mampu mendapat pelayanan kesehatan lebih berkualitas dan lebih baik lagi.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Bagi seluruh rumah sakit swasta, jangan lagi ada laporan pemilik Kartu Sehat ini tidak dilayani. Mau siang, pagi atau malam, pemilik kartu ini harus dilayani oleh rumah sakit. Jangan mengakali kartu ini,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Senin (16/1).

Dia mengatakan, ada sekitar 26.807 kepala keluarga (KK) yang mendapat Kartu Sehat se-Kota Bekasi. Sedangkan, sebanyak 34 rumah sakit swasta, termasuk RSUD Kota Bekasi, telah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melayani pemilik Kartu Sehat berbasis NIK ini.

Kartu ini merupakan kerja sama dengan beberapa SKPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi.‎ “Pemerintah telah menganggarkan Rp 100 miliar di APBD 2017 untuk keperluan pembiayaan Kartu Sehat ini,” ujarnya.

Rahmat pun meminta kepada pemilik Kartu Sehat untuk menggunakan secara bijaksana. “Kalau cuma menderita sakit pilek, masuk ke Puskesmas saja. Lain persoalan, kalau memang membutuhkan penangan medis lanjutan, langsung masuk ke rumah sakit swasta dengan menggunakan kartu ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Dadi Kusradi, mengatakan pihaknya mengapreasi langkah Pemkot Bekasi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pemkot Bekasi untuk menambah satu lagi kartu pelayanan kesehatan kepada masyarakat berdasarkan NIK. Ini artinya, tingkat keakuratan data semakin valid karena berdasarkan NIK. Dan diharapkan, tidak ada double kartu,” tutur Dadi.

Dia pun meminta kepada rumah sakit swasta untuk menaati kebijakan baru ini. “Kepada rumah sakit swasta, istilahnya, jangan menistakan kartu sehat ini. Jangan ada lagi laporan untuk mempersulit penggunaan kartu ini,” pungkasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here